K-Lover. Powered by Blogger.

Mau buat buku tamu ini ?
Klik di sini
RSS
Showing posts with label Fanfiction. Show all posts
Showing posts with label Fanfiction. Show all posts

Fanfiction "Just 4 Minute"

Fanfiction Just 4 Minute
 
Ini fanfiction pertama aku..~
Maaf kalau jelek  


 


Tittle : Just 4 Minute
Author : Ohna'94
Main Cast : Shin Hye Ah (OC/You) X Mark (GOT7)
Genre : Fluff, Comedy
Rating : T
Length : Ficlet
Desclaimer : Semua yang terdapat di ff ini murni khayalan author yang terinspirasi dari beberapa drama korea. Mohon maaf jika ada kesamaan cast dan alur, itu hanya unsur ketidaksengajaan.

NB : Luangkan waktumu dengan mengklik komentar untuk memberi semangat author.

~HAPPY READING~


# Hye Ah pov #

Aku membuka mata perlahan kala sinar matahari menembus kamarku. Dengan tertatih, ku langkahkan kakiku menuju kamar mandi yang berada di depan ranjangku.

"Tolong aku!"

Suara teriakan dari luar cukup membuatku tersentak dan bergegas menuju ke arah suara itu muncul.

Mataku membulat saat melihat sosok namja berdiri tepat di depanku tanpa memakai sehelai kain pun. Oh, astaga! makhluk apa ini? tanpa aku sadari aku memejamkan mata lalu terjatuh dengan sendirinya dan semuanya mendadak berwarna hitam.

*****

Aku mengerjapkan mata berulang kali mengingat kejadian yang membuatku berada di ranjangku. Bukanah tadi aku sudah keluar dari kamarku? kenapa aku kembali tidur lagi di sini? Fikiranku terus berkecamuk dan suara pecahan piring terdengar nyaring di luar yang langsung membuatku berlari keluar kamar.

"Astaga!"

Nampaklah sosok namja berkulit putih dan badannya terbalut selimut sedang bersiap ingin menjatuhkan piring lagi. Dengan cepat ku langkahkan kakiku ke arahnya dan langsung mengambil benda itu dari tangannya. Mataku menatapnya tajam seakan meminta penjelasan tindakan bodohnya ini. Tapi ia justru menatapku dengan memasang wajah polosnya.

"Nuguya? kenapa kau berada di rumahku? dan kenapa kau memecahkan semua piring ku? dan..." Aku berjalan memutari tubuhnya, menyelidiki setiap anggota badannya, "Apa kau manusia?"

Sedetik kemudian hingga beberapa menit aku menunggu jawabannya, tetapi ia terus diam dengan memberi tatapan yang sulit ku artikan. Aku kemudian menghela nafas berat merasa aku hanya membuang waktu meneladeni pria batu sepertinya.

*****

"Kau mau makan apa?" ucapku sambil meliriknya yang sedang duduk manis di sofa.

Pria itu hanya menggelengkan kepala sebagai jawabannya. Aku lalu beranjak dari tempatku duduk dan beralih melihat almari ku yang menumpuk sejuta pakaian ku.

"Waktunya berkemas!"

Dengan dibantu oleh pria asing dan gila ini, aku merapikan pakaian ku yang ada di almari. Tanganku menggapai baju yang cocok di pakai untuknya.

"Pakai ini!"

Aku menyerahkan baju itu dan ia pun menerimanya. Aku menangkap rautnya yang kebingungan dengan apa yang telah ku berikan.

"Itu baju yang ku berikan untukmu. Sekarang pergi ke kamar, ganti pakaianmu! setelah itu pergilah dari rumahku! Arra?" ujarku sambil menatapnya tajam.

Tangannya terus memegang baju itu, matanya berubah merah dan ia seperti menahan marah yang sontak membuatku terkejut bukan main.

"A.. Apa yang akan kau lakukan? pergi!" teriakku histeris kala melihat pria itu perlahan mendekatiku dengan ekspresi menakutkan.

Tuhan, lindungi aku dari makhluk aneh ini. Aku terus memundurkan langkahku berusaha menjauh dari sosok aneh itu.

Tiba-tiba dengan secepat kilat ia berubah menjadi pria tampan dan berkharisma. Mataku mengerjap beberapa kali melihat peristiwa itu. Tepat saat itu, aku berubah menjadi patung. Ia tetap berjalan mendekat an aku bisa merasakan ada gumpalan lembut yang menempel di bibirku.

Apa? jangan bilang dia menciumku. Dengan segera aku melihat matanya, dan ya! dia sedang menciumku! ada apa denganku? kenapa aku tidak berusaha menghentikan ini? apakah aku menikmatinya? tidak, tidak! itu tidak mungkin!

Ia kemudian melepas bibirnya yang menempel di bibirku dan setelah beberapa menit ia tersenyum manis, bahkan manis sekali. Aku bahkan rela tak berkedip demi melihatnya tersenyum. Senyuman yang sukses telah meluluhkan hatiku.

"Gomapta," ucapnya lirih sambil mendekatkan wajahnya ke wajahku, "Untuk semuanya."

Bisa kupastikan, raut wajahku sudah berubah warna merah bak kepiting rebus. Dasar! pria bajingan! kau sudah melelehkan hatiku, bodoh! ucapku yang tertahan di tenggorokan.

Ia kemudian memelukku erat, seakan tak mau melepasku. Aku merasa sangat nyaman berada di dekatnya. Tuhan, jangan pernah mengambilnya dari hidupku. Karena aku mencintainya. Meski hanya empat menit pertemuan kami, aku yakin cinta kami akan abadi untuk selamnya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Fanfiction "Love or Friends" - Oneshoot




“LOVE OR FRIENDS”



Tittle               : Love Or Friends
Main Cast     : Oh Se hun (EXO) , Kim Jun Myeon (EXO) , Park Shin Hye
Supp. Cast   : Park Chanyeol (EXO),  Jang Geun Suk , Yoon Eun Hye, other
Author           : Silvana Efrilia
Genre             : Comedy,Sad , AU
Rating            : PG-15
Length           : Oneshoot 
Disclaimer    : Annyeong Haseyo Chingudeul.  Sebenernya ini FF oneshoot pertama aku,gak tau bagus atau gaknya. Yang mau baca FF aku gamsahamnida ^_^ . yang gak mau baca juga ya raxoxo XD XD. Semua Cast ide aku sendiri tapi tetap milik yang kuasa.
Happy Reading, Chingu  ♡♡♡…
Warning !! Maaf, typo bersebaran dimana-mana. Don’t Be Siders and No Bashing… !

!!!! Mian,kalau bagi chingu gak kelihatan Comedinya dibagian man, karna inilah aku kadang Genre nya ditulis COMEDI yang keluar HOROR   :V :V :V  *plak makanya thor belajar gimana buat genre comedinya lebih kelihat walau ini pertama buat FF yang bergenre comedi

~*~

“Chanyeol-ah bangun apa kau tidak pergi kuliah ?” panggil Shin hye yang statusnya adalah sebagai  nuna nya

“Nuna ini hari minggu tak bisakah kau tidak menggangguku dihari liburku” sahut Chanyeol yang menaikkan selimutnya hingga menutupi seluruh tubuhnya

“Ah,mian nuna lupa. Nuna sudah buatkan sarapan,makanlah sebelum dingin,kayo” ucap Shin hye lagi sambil mengantungkan tas nya di bahunya

Chaneyol yang menyadari Shin hye yang akan pergi lalu beranjak bangun “Nuna,jamkkanman” panggil Chanyeol yang juga beranjak bangun dari tempat tidurdan menjumpai Shin hye

“Wae ? apa kau ingin ikut ?” goda Shin hye

“Aiss nuna nae adeul aniya” ucap Chanyeol sembari memanyunkan bibirnya

“Jadi uri Chanyeol sudah besar sekarang,Lalu ?”

“Suho-ssi dia ingin mengajak nuna Dinner.  Sehun-ssi juga ingin mengajak nuna  dinner” jelas Chanyeol

“Ah nuna sudah bosan mendengar kata-kata dari temanmu itu” acuh Shin hye setelah mendengar ucapan Chanyeol

“Nuna kalau aku boleh kasih saran terima aja tawaran dari Suho-ssi”  rayu Chanyeol

“Wae, kenapa harus menerima tawaran Suho ?” Tanya Shin hye penasaran

“Nuna tahu kan Kim Kyosu nim yang terkenal sangat sulit mengambil hatinya. Nah,kalau nuna pacaran dengan anaknya pastinya nilaiku pasti akan terjamin. Nuna kan tau aku sering bolos kuliah” bujuk Chanyeol sambil mengedip-ngedipkan matanya berharap Shin hye mengerti keadaannya saat ini

Bukan jawaban yang diinginkan yang keluar dari mulut nunanya melainkan sebuah pukulan dikepalanya “Kau mau menjaminkan nuna mu ini hanya
untuk nilaimu hah ?”

“Ah appo, sudah ku bilang jangan pukul kepalaku aku tidak menjualmu aku kan Cuma menyarankan saja” ucap Chanyeol kesal karna kepalanya adalah hal yang sangat sensitive bahkan nunanya saja tidak boleh menyentuh bagian kepalanya

Sambil beranjak pergi meninggalkan Chanyeol,Shin hye pun tidak lupa mengingatkan Chanyeol tentang sarapan paginya “Mok’o sebelum makanannya dingin”

“Apa dia benar-benar nunaku ? apa dia tidak merasakan kepalaku adalah hal paling sensitive dari tubuhku aish” omel Chanyeol yang melangkah menuju ke meja makan

.
.
.
Di sebuah restoran.

“Apa Chanyeol bilang lagi bahwa aku mengajakmu untuk dinner ?” Tanya Suho

“Ne, apakau tidak bisa kalau satu hari tidak mengganggunya dengan bualanmu itu ? “ omel Shin hye

“Hehe mian,tapi kalau bagaimana kalau aku memang ingin mengajakmu Dinner ?” Tanya Suho serius

“Mwo ?” Shin hye yang terkejut pun menghentikan aktifitas nya dan menatap tajam kearah Suho

“Eottokae,kenapa dia jadi terang-terangan begini” batin Ji Eun

“Ani,just kidding hehe” ucap Suho sembari tersenyum mencoba mengalihkan suasana

“Ku dengar dari Chanyeol kalau Sehun juga mengajakmu makan malam ?” sambung Suho lagi

“Ah,mulut Chanyeol memang seperti mulut ahjumma sama seperti Baekhyun. Apa dia menceritakannya kesemua orang di kampus ?” gurau Shin hye
“Hehe ani uri Chanyeol memang seperti itu. Jadi benar Sehun memang juga mengajak makan malam ? ” ucapnya putus asa karna sudah tahu makna dari perkataan Shin hye

“Ne,dongsaeng itu selalu saja seperti itu” ucap Shin hye

“Suho-ssi mian aku ada janji dengan temanku. Gomawo untuk makan siangnya “ sambungnya Shin hye sembari mengambil tasnya dan melangkah meninggalkan Suho karna tahu apa yang saat ini Suho fikirkan

Disisi lain tepatnya disebuah bioskop.

“Oppa “ panggil Shin hye

“Oh ne” jawab seorang namja

“Apa sudah lama menungguku ? mian,aku tadi makan siang dengan Suho juga dijalan kena macet” ucap Shin hye

“Gwaenchanha,lagi pula film nya pasti baru mulai” ucap namja itu lagi sembari melangkah membimbing Shin hye kedalam menuju tempat duduk.

.
.

“Kenapa Shin hye nuna lama sekali belum pulang ?” Tanya Sehun kepada Chanyeol

“Molla” ucap Chanyeol santai sambil memainkan Hp nya

Tiba-tiba bel pun berbunyi dengan secepat kilat Sehun membuka pintunya “Nu..na , Suho hyung apa yang kau lakukan disini ? “ Tanya Sehun terkejut bahwa yang datag bukan lah yang dia inginkan malah dari kebalikannya

“Naega ? berkunjung. Wae tidak boleh ? ini rumah temanku Chanyeol dan kau sendiri apa yang kau lakukan ? “ balas Suho yang menatap tajam Sehun

Terjadilah tatap menatap bagaikan laser yang sama-sama saling bertemu “Yaak,kalian tidak lapar,aku sangat lapar kenapa nuna lama sekali ? apa aku buat sendiri aja ?” Tanya Chanyeol kepada Suho dan Sehun yang masih saling tatap
“Ne,nae tto” jawab serempak Suho dan Sehun

“Yakk kenapa kau mengikuti kata-kata ku ?” ucap Suho

“Ani,tarawa nuga ?” jawab Sehun

“Aigo, nae adeul jangan bertengkar begitu omma pasti akan member kalian makan “ canda Chanyeol yang membuat Sehun dan Suho menatap tajam Chanyeol

“Hehehe Just kidding “ sambungnya lagi karna melihat tatapan tajam Sehun dan Suho yang sedang tidak bisa diajak bercanda

Akhirnya Sehun dan Suho pun memperhatikan Chanyeol membuat ramen” Bisakah kalian menelpon nunaku untuk segera pulang.” Perintah Chanyeol

“Ne,biar aku saja” sahut Suho

“Ani,biar aku saja” ucap Sehun juga

“Aku saja. Kau tidak perlu repot-repot melakukan hal itu Sehun-ah” ucap Suho lagi sembari merebut Hp Chanyeol dari tangan Sehun

“Aku tidak merasa direpotkan hyung” ucap Sehun yang juga merebut kembali Hp Chanyeol

“Aigo,Hp ku bisa rusak kalian buat. Sini biar aku saja yang menelpon dan  kalian yang buat ramennya” ucap Chanyeol memberhentikan tingakah Sehun dan Suho

Akhirnya Chanyeol pun menelpon Shin hye “ Nuna kenapa belum pulang ?” Tanyanya via telpon

“10 menit lagi nuna akan sampai. Tadi kena macet dijalan, terjadi kecelakaan “ sahut Shin hye

“Mwo kecelakaan !! “ teriak Chanyeol sontak membuat Suho dan Sehun mengambil ahli Hp Chanyeol

“Nuna jadi bagaimana keadaan nuna sekarang ? gwaenchanha ?” Tanya Sehun yang langsung merebut Hp Chanyeol dari genggaman Chanyeol tapi Suho tidak tinggal diam Suho juga mengambil ahli Hp itu dari tangan Sehun

“Shin hye-ssi Gwaenchanha ? dirumah sakit mana,kami akan kesana ?” ucap Suho khawatir

Chanyeol yang melihat tingkah mereka pun merebut kembali Hp nya “ Aigo, siapa yang terluka sekarang,rumah sakit apa ? “

“Tadi kau berteriak kecelakaan” ucap serempak Suho dan Sehun

“Hehe mian aku hanya terkejut saja. Yang kecelakaan bukan nuna tapi orang lain” jelas Chanyeol

“Uhhh,syukurlah” ucap kedua namja itu lagi sembari memegang dadanya  yang seakan mau lepas dari tubuhnya saat mendengar ucapan Chanyeol tadi
“Chanyeol-ah apa Suho dan Sehun disitu ?”

“Ne,ah nuna tadi omma dan appa telpon seminggu lagi baru bisa pulang dari paris”

“Arra,omma tadi sudah menelpon ku. Ah nuna hampir lupa,satu lagi rumah sekarang dalam keadaan normal kan ?” Tanya Shin hye memastikan rumah tidak seperti kapal pecah karna mengingat Chanyeol yang tinggal didalamnya

Teringat kejadian tadi siang saat dia bersama Baekhyun dan seketika melihat keruang sekeliling “Ne “ jawab Chanyeol yang langsung mematikan telponnya

“Eottokae ? aiss kenapa aku mengajak Baekhyun tadi main kerumah. Sebentar lagi nuna pulang,matilah aku“ ucap Chanyeol dalam hati cemas

Lalu saat dia mulai berfikir bagaimana membereskan semua masalah yang dia lakukan dengan Baekhyun tadi siang tak sengaja dua bola matanya menuju kearah Suho dan Sehun muncullah ide Chanyeol “Eottokae,eottokae ?” teriak Chanyeol

“Wae wae wae ?” Tanya serempak Suho dan Sehun

“Nuna akan pulang,tapi kalian lihat semuanya berantakan. Kalau aku sendiri yang membersihkannya tidak akan cepat selesai. Kalau nuna melihat ini dia akan pergi lagi karna melihat keadaan rumah” ucap Chanyeol berbohong

“Mwo ? Kalau begitu aku akan membantumu aku akan merapikan ruang tamu dan kau Sehun cuci piring “ ucap Suho

“Cuci piring !! hyung kenapa aku yang harus mencuci piring ? ” teriak Sehun

“Lakukan saja dari pada tidak jumpa dengan Shin hye hari ini” ucap Suho yang membongkar tujuannya datang kerumah Chanyeol dan Sehun pun dengan terpaksa melakukan apa yang diperintahkan Suho

“Naeya ?” Tanya Chanyeol yang pura-pura tidak mengerti apa yang akan dilakukannya

“Kau sajikan saja ramen ,setelah kami selesai baru kita makan ramennya” jawab Suho

Akhirnya mereka pun melakukan tugas masing-masing kecuali Chanyeol yang hanya menyaksikan Suho dan Sehun sedang melakukan pekerjaan mereka

“Ah yeah berhasil hahaha mian Suho-ssi ,Sehun-ssi hari ini aku lagi malas bersih-bersih,semua ini karna Baekhyun nanti aku janji akan memarahinya hehe“ ucap Chanyeol dalam hati  gembira atas kemenangannya mengerjai Suho dan Sehun

.
.
“Wah,tumben sekali rumah jadi bersih saat didalamnya ada Chanyeol” ucap Shin hye menyindir Chanyeol sembari meletakka tasnya disofa dan Chanyeol pun hanya senyam-senyum tak menentu

“Ne,ini semu..” ucapan Suho dan Sehun terputus akibat tangan Chanyeol yang membekam mulut mereka

“Yakk,jangan bilang kalau kalian yang mengerjainya nanti nuna akan marah dan dia akan pergi lagi” bisik Chanyeol yang mendekatkan badan Suho dan Sehun kearahnya supaya tidak terdengar oleh Shin hye

“Ne nuna kan sudah ku bilang jangan sepelekan dongsaeng mu ini” ucap Chanyeol memuji dirinya sendiri

Setelah setengah jam mereka berbincang-bincang dan setelahnya suasana menjadi hening dan  akhirnya Shin hye pun membuka suasana kembali “Bagaimana kalau kita main botol kebenaran ?” Tanya Shin hye kepada semuanya

“Botol kebenaran !! “ teriak tiga namja itu terkejut akan ucapan Shin hye karna bagi mereka itu adalah hal yang memalukan karna takut akan kebenaran yang sebenarnya tidak boleh diketahui oleh orang lain akan terbongkar termaksud juga Chanyeol

“Ne,jamkkanman aku akan mengambil botolnya” ucap Shin hye sembari bergegas mencari botol susu yang sudah tidak berisi lagi

“Aigo Eottokae ? kenapa mesti botol kebenaran ? bagaimana kalau Shin hye menanyakan tinggi badanku. Aisshh cham michigaeseo” batin Suho

“Ah ajja akhirnya permainan yang ku tunggu-tunggu. Jika Shin hye nuna tanya minuman kesukaan ku aku akan jawab Bubble Tea dan aku berharap dia tahu semua tentang hal yang ku suka dan tidak kusuka” ucap Sehun dalam hati

“Bagaimana kalau nuna menanyakan siapa yeojachingu ku ? bagaimana kalau nuna tahu yeojachingu ku adalah teman rekan kerjanya Aish mangaeseo mangaeseo ” batin Chanyeol juga

 “Kalau mulut botol ini menuju kearah salah satu diantara kalian,kalian memberi pertanyaan kepada kami dan yang diberi pertanyaan harus menjawab pertanyaan dengan benar,harus jujur arraseo ?” jelas Shin hye yang memulai memutar botol tersebut

“Ah ne arraseoyo” ucap ketiga namja tersebut

Yang mendapatkan giliran pertama dalam bertanya adalah Suho “Eheem, ah aku mendapatkan giliran pertama. Kalau begitu aku akan bertanya ….. Shin hye-sii … apa sedikit pun kau tidak menyukaiku ? “Walau ada sedikit jeda dari pertanyaan Suho tapi dia akhirnya bisa bertanya secara langsung dengan Shin hye

Shin hye yang mendengar pertanyaan dari Suho langsung cepat menjawab “ Ne,aku menyukaimu” jawabnya sontak membuat suasana menjadi canggung apalagi Sehun yang saat ini kecewa mendengar jawaban dari Shin hye

“Ah,Suho sudah mendapatkan jawabannya. Ayo,kita putar kembali,aku belum dapat giliran bertanya” potong Chanyeol yang ingin membuat suasana normal kembali

Setelah ronde pertama masuklah ronde kedua,betapa senangnya Sehun karna dia mendapatkan giliran kedua. Walau pertanyaannya kali ini sama dengan Suho tapi dia lega akhirnya bisa menanyakan secara langsung,karna berbeda dengan Suho yang baru 5 bulan menyukai Shin hye kalau Sehun sudah hampir sepuluh bulan dia menyukai Shin hye tapi diacuhkan saja dengan Shin hye

Dan dari pertanyaan yang sama Shin hye pun menjawab juga dengan jawaban yang sama “Ne,aku menyukaimu”

“Apa ini cinta segitiga ?” Tanya Sehun dan Suho serempak di dalam hatinya kepada Chanyeol

Chanyeol yang tau akan tatapan dan isi hati  Suho dan Sehun pun juga menatap dalam kearah mereka “Mungkin” jawab Chanyeol dalam hati seakan-akan Suho dan Sehun bisa membaca isi hatinya

“Yaakk ada apa dengan kalian ? apa ada adegan tatap menatap disini ? ayo mulai lagi” ucap Shin hye menyadarkan ketiga namja yang saling menatap
Lalu untuk ronde ketiga Shin hye lah yang mendapat giliran ketiga “Baiklah kalau begitu. Aku tidak akan bertanya tapi aku akan memberitahu suatu hal kepada Suho-ssi dan Sehun-ssi”

Suho dan Sehun hanya menatap kearah Shin hye berharap salah satu diantara mereka terpilih menjadi kekasih Shin hye

“Datanglah ketaman besok siang,aku akan memberitahu satu hal kepada kalian” ucap Shin hye singkat

Lalu suasana pun menjadi hening kembali. Dan Chanyeol pun akhirnya mengembalikan suasana kembali “Berarti giliranku,baiklah pertanyaan ku ini akan aku tanyakan kepada nuna “ ucap Chanyeol

Shin hye pun tersenyum mendengar perkataan Chanyeol begitu pula dengan Sehun dan Suho “ Nuna apakah kita memang saudara kakak adik ? kenapa kau tidak pernah merasakan hal yang tidak aku sukai dan hal yang aku sukai,seharusnya kau tahu bahwa aku tidak suk…”

Ucapan Chanyeol terhenti saat Shin hye memukul kepalanya “Ini hal yang tidak kau sukai kan ?” ledek Shin hye

Chanyeol yang kesal pun langsung memanyunkan bibirnya kembali seperti pagi tadi “Nuna,sudah ku bilang jangan lakukan itu”
Lalu semua yang ada diruangan pun tertawa melihat tingkah Chanyeol

.
.
.

“Kalian sudah sampai ?” Tanya Shin hye

“Ne,kami baru sampai” jawab Suho dan Sehun serempak

“Tunggu sebentar lagi ya” bujuk Shin hye agar Sehun dan Suho mau menunggu

“Apa ada orang lagi yang akan datang nuna ? “ Tanya Sehun

“Ne,oh itu dia” jawab Shin hye sambil menunjuk kearah namja yang sedang menuju kearah mereka sekarang

“Apa kalian sudah lama menungguku ?” Tanya namja itu

“Ani,chagi-ah” jawab Shin hye

“Mwo,Chagi !! “ teriak Suho dan Sehun kaget akan sebutan yang diarahkan Shin hye kepada Geun Suk

“Ne.kenalkan aku Jang Geun Suk, namjachingu Park Shin Hye” ucap Geun suk

Sehun dan Suho hanya diam membisu karna perkataan yang baru saja mereka dengar “Ne,aku tahu kalian menyukaiku. Aku memang menyukai kalian. Suho-ssi aku menyukaimu hanya sebagai teman karna umur kita yang sama hanya beda beberapa bulan saja dan kau Sehunie kau sudah ku anggap sebagai nae dongsaeng. Jadi intinya kau membawa kalian kesini aku hanya ingin memberitahu kalian bahwa aku sudah mempunyai namjachingu dan kami sudah tiga tahun berpacaran. Minggu depan setelah kepulangan orang tua ku kami akan menikah” jelas Shin hye panjang lebar

“Kita bisa tetap jadi teman. Mian aku harus memilih cintaku dan pertemanan kita tidak bisa jadi cinta seorang kekasih melainkan cinta sebagai teman” tambah Shin hye lagi

Suho yang tak percaya dengan penjelasan yang dikatakan Shin hye lalu beranjak meninggalkan Shin hye dan Geun suk dan diikuti oleh Sehun.
Shin hye yang melihat mereka pergi begitu saja membiarkannya karna tahu mereka butuh luang untuk menerima semua ini.

“Chagi-ah kenapa tidak menghentikan mereka. Bukankah lebih bagus membicarakan sampai selesai” Tanya Geun suk

“Biar saja,mereka sudah dewasa mereka butuh waktu untuk mencerna semua ini. Bukan waktu yang mudah mereka menyukaiku oppa dan juga bukan waktu yang mudah mereka menerima fakta bahwa sebentar lagi aku akan menjadi milikmu oppa. Aku yakin mereka pasti bisa menerimanya dan kami akan kembali seperti sebelumnya menjadi sahabat ” jawab Shin hye yang masih saj memandangi kepergian Sehun dan Suho yang sudah tidak terlihat lagi

.
.

Dikantin.

“Apa kalian sudah bertemu nunaku ? jadi siapa diantara kalian yang  akan menjadi hyung ku ?” Tanya Chaneyol menggoda Sehun dan Suho

Sehun dan Suho tidak menjawab pertanyaan dari Chanyeol malah mereka mengambil tisu kantin untuk mengusap air matanya “Wa..Wae ? kenapa kalian menangis ? “

“Shin hye nuna hikss ternyata hikss sudah punya namjachingu huauuaua” ucap Sehun sembari mengusap air matanya yang sebenarnya tidak keluar

“Mwo jinjja ? “ ucap Chanyeol terkejut

“Ne, bahkan dia bilang setelah orang tuamu pulang Shin hye akan menikah “ sambung Suho

“Ah,jadi yang dibilang nuna tiga hari yang lalu itu memang benar,dia tidak bohong. Dan namja itu berarti memang calon suami nuna” ucap Chanyeol lagi yang sambil mengangguk-agukan kepalanya tanda paham

“Mwo !! Jadi kau sudah tahu ? “ teriak Suho dan Sehun yang tak sadar mereka menjadi pusat perhatian oleh semua orang yang ada dikantin termaksud yeoja yang baru saja datang

“Mianhae,aku kira nuna hanya bercanda” ucap Chanyeol singkat

“Yaaakkk Chanyeol !!!” teriak Sehun dan Suho yang siap menghabisi Chanyeol

“Ooo, apa nuna punya kembaran ?” tutur Chanyeol sembari melihat yeoja yang baru saja datang yang memperhatikan Sehun dan Suho karna teriakan mereka

“Mwo ? kembaran ? “ ucap serempak Suho dan Sehun sambil membalikkan badan melihat yeoja yang dibilang Chanyeol kembar dengan Shin hye
Bagaikan waktu memperlambat gerakan mereka dan juga seketika ada angin yang menghembus kearah Yeoja tadi dan rambutnya pun terurai terkena hembusan angin yang membuat aura nya terlihat oleh para namja dikantin

“Shin hye 2” ucap Suho

“Shin hye nuna 2” ucap Sehun juga

Lalu  Sehun dan Suho saling bertatapan.

”Walau aku tidak bisa mendapatkan Shin hye-ssi aku tidak akan membiarkan Shin hye 2 menjadi milik orang lain” batin Suho
“Shin hye nuna 2 aku akan mendapatkanmu” ucap Sehun dalam hati

Lalu mereka pun beranjak mendekati yeoja tersebut.

“Hai, boleh kenalan ? ”  ucap Suho

“Ne,boleh” ucap Yeoja itu

“Kalau boleh tahu siapa namanya ?” sambung Sehun

“Nae ireum Yoon Eun hye-imnida” ucap yeoja itu yang ternyata bernama Yoon Eun Hye

“Dasar namja bagimanapun dia menyukai seorang yeoja tersebut tapi jika ada yeoja yang lebih bisa mereka dapatkan,naluri namja mereka akan kembali lagi” ucap Chanyeol dalam hati sembari melihat aksi kedua temannya itu


                                                                                           THE END
 
 Ckckck GEJE kan ? itu mah betul banget :V :V
Gak tau dari mana muncul ide buat nih FF ^_^ , ada sebagian cast yang Cuma mampir doank Hehe mis. Jang Geun Seuk dan Yoon Eun Hye
Yang mau Tanya dimana comedy nya? Mian sebelumnya sudah aku bilang ini ini FF pertama aku yang bergenre comedy ,aku gak terlalu bisa banget buat adegan comedy jadi mohon dimakluminya dan jika ada kesempatan aku buat FF genre Comedy bakal aku buat lebih kelihatan Comedy nya ^_^
Gomawo yang udah sempatin baca FF aku yang GAJE ini :V
RCL,please !!!!
Sampai ketemu di kesempatan selanjutnya Gamsahamnida & Anniyeong ….
*PELUK SATU2 READER ^_^

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Fanfiction "I'm Sorry" 1-4 ( Tamat) By Silvana



 


Detail FF:

Tittle : I’m Sorry
 Main Cast : Park Chanyeol (EXO), Lee Ji Eun (IU)
Supp. Cast : Han Yong In (OC) ,Oh Sehun (EXO), Baekhyun (EXO),Taemin (OC), Suho (EXO) , other
Author : Silvana Efrilia
Genre : Romance, Sad , AU
Rating : PG-15
Length : Chaptered
Disclaimer : Annyeong Haseyo Chingudeul. ini FF adalah murni karya aku. Aku harap semua suka ya ^_^ .Semua Cast ide aku sendiri but tetap milik Tuhan .
Happy Reading, Chingu… Maaf, typo bersebaran dimana-mana. Masih amatir dan mainstream karena baru pemula  

Don’t Be Siders and No Bashing… ! 

Link FF I'm Sorry :
 Mohon hargai karya orang Lain ^_^
 



Thanks ^_^ 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

FF "I'm Sorry" Chap 4 (Tamat)



I’M Sorry






Tittle               : I’m Sorry Chap 4 (Tamat)
Main Cast     : Park Chanyeol (EXO), Lee Ji Eun (IU)
Supp. Cast   : Han Yong In (OC) ,Oh Sehun (EXO), Baekhyun (EXO),Taemin (OC), Suho (EXO)
Author           : Silvana
Genre             : Romance, Sad , AU
Rating            : PG-17
Length           : Chaptered
Disclaimer    : Annyeong Haseyo Chingudeul. Ini adalah FF keempat aku. Aku harap semua suka ya ^_^ . FF ini adalah hasil karya aku sendiri .Semua Cast ide aku sendiri but tetap milik Tuhan .
Happy Reading, Chingu… Maaf, typo bersebaran dimana-mana. Masih amatir dan mainstream karena baru pemula 
Don’t Be Siders and No Bashing… !

~*~
Malam hari disebuah rumah milik Keluarga Oh.
“Mianhe,omonim abonim Ji Eun selama ini berbohong kepada semuanya termaksud ….. appa Ji Eun sendiri” ucap Ji Eun sedih saat menyebut kata APPA
 “Lee Ji Eun,bagaimana kau bisa membohongi kami semua” ucap Ny.Oh
“Nde,kau sudah bagian dari keluarga kami nak Ji Eun. Kenapa bisa melakukan itu terhadap kami terutama appamu sendiri ?” sambung Tn.Oh
“Maafkan Ji Eun omonim abonim Ji Eun bukan sengaja ingin membohongi kalian semua tapi setiap Ji Eun ingin bicara kepada kalian Ji Eun berfikir nanti kalian akan membenci,mengusir bahkan meninggalkan Ji Eun. Sudah cukup kehilangan orang tua Ji Eun abonim omonim, Ji Eun gak mau kehilangan kalian lagi hiks hiks” jelas Ji Eun dengan isak tangisnya
“Aigo Ji Eun-ah betapa tersiksanya dirimu selama ini. Maafkan kami ya,seharusnya kami tidak pantas marah. Mungkin itu jalanmu sendiri” ucap Ny.Oh yang langsung membelai kepala Ji Eun yang tertunduk lemas. Lalu,Ji Eun yang kaget mendengar kata-kata yang keluar dari Ny.Oh membuatnya menegakkan kembali kepalanya sambil menghapus air matanya
“Omonim, maafkan Ji Eun. Ji Eun yang salah bukan kalian. Maafkan Ji Eun jangan tinggalkan Ji Eun abonim, omonim jeballlll. Ji Eun sudah tidak punya siapa-siapa lagi didunia ini. Ji Eun Cuma punya kalian” isak Ji Eun yang semakin keras
“Ani,siapa yang akan meninggalkanmu sendirian ?” Tanya Ny.Oh
“Omonim bilang mungkin ini sudah jalan Ji Eun sendiri. Berarti omonim mau meninggalkan Ji Eun karna marah dengan Ji Eun. Omonim tak bisakah Ji Eun tinggal dengan kalian ? Ah,jadi pembantu rumah tangga dirumah omonim pun Ji Eun mau. Ji Eun akan menyerahkan surat pengunduran diri kalau perlu sekarang Ji Eun akan buat. Jadi Ji Eun mohon jangan usir dan tinggalkan Ji Eun sendirian lagi abonim,omonim. Ji Eun sudah menganggap kalian orang tua Ji Eun “ ucap Ji Eun  yang saat ini duduk dilantai  seperti orang gila yang diambil mainannya tapi beda hal dengan Ji Eun yang takut akan Tn.Oh dan Ny.Oh mengusirnya dan meninggalkannya sendirian lagi. Sudah cukup orang tuanya,dia tidak mau kehilangan orang tua Sehun yang sudah dianggapnya sebagai orang tuanya
“Haha .. Pembantu ? Ji Eun-ah neo jeongmal paboya ?” ucap Sehun tawanya yang tak bias ditahan lagi yang melihat Ji Eun sedih tapi juga lucu
“Oppa kenapa disaat seperti ini kau tidak membantuku malah menertawakanku ?” Tanya Ji Eun bingung dengan sikap Sehun padahal suasana saat ini sedang tidak lucu
“Pantas jika Sehun ketawa ,ucapan Ji Eun sperti itu, ayo bangun jangan duduk dilantai” ucap Ny.Oh sambil membujuk Ji Eun supaya duduk kembali dii sofa
“Omonim, harus maafkan Ji Eun dulu baru Ji Eun mau duduk di sofa,oh jebal”
“Omonim sudah maafkan Ji Eun dari tadi, makanya ayo duduk disini” uacap Ny.Oh sambil menepuk-nepuk Sofa
“Jinjja omonim ?”
“Nde,jinjja sayang,ayo cepat bangun “
“Geotjimal, omonim setelah aku duduk lalu menyuruhku memberesi barang-barangku”
“Ani, cepat duduk sebelum omonim berubah fikiran” ucap Ny.Oh agak lantang karna Ji Eun masih saja tidak percaya bahwa dia telah dimaafkan. Sehun dan Tn.Oh hanya senyum-senyum aja melihat  tingkah Ji Eun
“Ne omonim”
“Ji Eun-ah, omonim setelah mendengar ceritamu sebenarnya sangat kecewa karna selama ini kau berbohong kepada kami. Dan setelah mendengar alasanmu seperti itu omonim jadi merasa terharu kepadamu mungkin juga abonim dan Sehun sama seperti omonim terharu”
“Terharu ?”
“Ne,omonim terharu saat mendengar bahwa  kau meninggalkan bayimu karna appamu yang sakit parah dan juga tidak mau kehilangan kami sebagai keluargamu. Ya walau sebenarnya itu salah. Omma mana yang sanggup melepas bayinya yang baru 1 hari keluar dari rahimnya. Dan kau melakukan itu Ji Eun-ah. Tapi jika disaat itu jujur pada appamu pasti dia akan sangat senang sebelum dia pergi. Tapi mungkin ini keputusan mu sendiri Ji Eun-ah. Kalau di bilang dirimu omma yang kejam tega meninggalkan bayinya memang ada benarnya juga. Tapi keputusanmu tepat saat itu, namja itu sudah mempunyai yeoja lain pilihan orang tuanya dan yeoja pilihan orang tuanya pun menyukai kehadiran bayimu jadi jika kau memaksa mengambil bayi mu saat itu akan sangat menyusahkanmu juga dengan biaya operasi appamu yang sangat besar dan belum lagi keperluan bayimu saat itu. Kau sudah sangat bekerja keras saat itu sayang. Kau banting tulang siang malam kau kerjakan demi mendapatkan uang untuk appamu. Bantuan dari kami tidak selalu datang kau tidak putus asa,kau selalu berusaha, oh Ji Eun-ah betapa sedihnya hidupmu sayang” tutur Ny.Oh yang juga mengeluarkan butiran bening miliknya dan suasana pun menjadi seperti awal semula
“Omonim,gomayo jeongmal gomayo” isak Ji Eun dipelukan Ny.Oh
“Jadi selama 6 tahun mungkin anakmu sudah bahagia dengan omma barunya ?”
“Ani,omonim”
“Ani ? Jadi ?”
“Ji Eun salah paham waktu itu. Ji Eun mengira yeoja itu pilihan dari orang tuanya karna mereka sangat akrab dan mesra. Aku hanya melihatnya dari jauh kemesraan mereka tidak memastikannya. Keadaanku waktu itu membuatku buta akan satu hal. Setelah 1 hari aku melahirkan bayiku, Sehun oppa menelpon kalau appa sakit parah, keadaannya sangat kritis  dan harus segera dioperasi.  Ji Eun langsung pergi kerumah sakit dimana appa dibawa Sehun oppa,Ji Eun menitipkan bayi kepada suster dirumah sakit dan Ji Eun bilang akan segera kembali. Dan setelah kembali, Ji Eun berharap appa dari bayi Ji Eun sudah datang bersama keluarganya. Dan saat itu Ji Eun juga ingin cerita tentang keadaan appa. Tapi Ji Eun malah melihat kejadian itu  ” Jelas Ji Eun panjang lebar
“ Lalu, kenapa tidak dihampiri saja mereka ? kenapa malah menghindar menyembunyikan diri ? kau adalah omma nya Ji Eun ? apa kau tidak iri anakmu dengan orang lain ?  juga namja yang kau sangka telah dijodohkan oleh wanita pilihan orangtuanya “ Tanya Tn.Oh
“Saat itu Ji Eun sangat syok dan terkejut abonim,selama ini appa baik-baik saja kenapa tiba-tiba mendengar oppa dalam keadaan kritis. Ji Eun putus asa saat itu abonim.  Saat itu Ji Eun marah sangat-sangat marah dengan mereka. Sampai Ji Eun berfikir bayi itu ada karna kesalahan Ji Eun. Dan membenci diri Ji Eun sendiri , kemana aja Ji Eun selama appa masih bisa tersenyum. Ji Eun meninggalkan appa sendirian. Ji Eun jahat kan omonim ? padahal impian appa ingin melihat Ji Eun menikah sebelum appa …... hiks hiks hiks hiks” ucap Ji Eun dengan air mata yang mulai deras
“Kau adalah yeoja yang kuat sayang. Uljima oh ?” bujuk Ny.Oh
“Ne omonim”
“Jadi apakah kau pernah melihat anak mu ? “
“Ne,omonim. Dia jadi anak yang tampan dan baik. Sekarang Ji Eun menyesal meninggalkannya. Seandainya Ji Eun bias bersamanya saat ini betapa senangnya bias memeluknya hiks hiks”
“Kalau begitu kenapa kita tidak mengambilnya saja ? “ ucap Sehun yang langsung berdiri
“Mengambilnya ? apa kau tau juga dimana anaknya Ji Eun,Sehun ? ” Tanya Ny.Oh kaget
“Ne omma, ternyata Park Chanyeol perusahaan yang menanamkan sahamnya dihotel kita itulah appa dari anaknya Ji Eun” jelas Sehun geram atau bias dibilang cemburu
“Oppa” teriak Ji Eun yang tidak mau ketahuan tentang namjanya
“Wae ? aku mau menjadi appa dari anakmu. Kita ambil saja,kalau dia tidak mau memberinya kita ambil secara hukum” tutur sehun sudah tidak bias menaham emosinya saat harus berurusan dengan namja masa lalu Ji Eun
“Op..oppa” ucap Ji Eun gugup dan terkejut mendengar penuturan Sehun begitu juga kedua orang tua Sehun
“Wae ?”
“Kau sudah yakin Sehun ? mengurus anak bukan mudah. Dan apakah kau sudah memikirkan ini dengan matang ? “ Tanya Tn.Oh yang masih ragu dengan Sehun karna masalahnya ini bukanlah anak Sehun, tidak banyak laki-laki yang mau menerima anak dari namja lain yang mereka terima hanya ommanya saja. Tn.Oh takut anaknya hanya akan menyakiti Ji Eun lagi
“Ne,appa, satu harian aku memikirkannya. Dan akhirnya aku mengambil keputusan ini”
“Tapi,bagaimana dengan nak Ji Eun ?” Tanya Ny.Oh kepada Ji Eun
“Oppa,mianhae. Aku sudah sangat bersalah pada anakku. Aku sudah cukup merasakan sakit ini sendirian oppa. Aku ingin menembus kesalahnku” ucap Ji Eun menyesal
“Kita bisa melakukan bersama Ji Eun-ah”
“Tapi oppa..”
“Tapi apa Ji Eun-ah ?”
“Na neun,,,,, masih mencintai Chanyeol oppa”
“Mwo ? Ji Eun-ah tidak bisakah kau melihatku sekali saja. Aku bahkan mengambil keputusan ini dengan hati yang sakit karna dirimu. Tapi kenapa kenapa ?” bentak Sehun sambil memegang kuat dan menggoyangkan keras pundak Ji Eun ibarat menyadarkan Ji Eun dari fikirannya yang sekarang dan mencoba melihat Sehun dan dengan cepat omma dan appanya memisahkan Sehun yang hampir berbuat kasar kepada Ji Eun
“Ji Eun-ah pergi, cepat pergi. Sehun sekarang tidak bias mengendalikan emosinya. Nanti setelah dia sudah tenang omonim akan menelponmu” ucap Ny.Oh yang sedang memegang tangan Sehun karna ingin mengkasari Ji Eun
“Ne,omonim” jawab Ji Eun yang langsung meninggalkan rumah keluarga Oh
“Oppa,mianhae jeongmal mianhae aku masih mencintai namja itu Park Chanyeol appa dari anakku” batin Ji Eun
.
.
.
Di Café dimana tempat Chanyeol dan Ji Eun akan bertemu.
“Oppa, mianhae selama ini aku bersalah kepadamu dan Taemin “ ucap Ji Eun yang memulai pembicaraan
“Arra,kau memang bersalah. Yang ingin kudengar bukan penyesalanmu chagi tapi alasanmu” jawab Chanyeol dan kata-kata chagi terdengar lagi ditelinga Ji Eun yang membuatnya menjadi tambah merasa bersalah
“Oppa,kau mau menjawab dulu pertanyaanku ?”
“Oh, apa itu ?”
“Apa oppa masih mencintaiku ?”
“…”
“Oppa ?”
“Pasti,aku masih mencintaimu chagi,kalau tidak mana mungkin aku masih memanggilmu chagi saat ini. Dan aku sudah memaafkanmu chagi. Jadi jelaskan saja kenapa waktu itu kau pergi meninggalkan kami ?”
Lalu Ji Eun pun menjelaskan semuanya dari appanya yang sakit dan kesalahpahaman nya kan Se kyung yeoja yang dikiranya pilihan orang tuanya
“Mwo ? jadi selama ini kau hanya salah paham saja kepada Se kyung nuna ?” Tanya Chanyeol kaget
“Ne oppa. Kalian membuatku jadi buta akan satu hal bahwa kau hanya mencintaiku tidak ada wanita lain kecuali aku”
“Jadi waktu itu kenapa kau tidak memastikan dulu ?”
“Oppa waktu itu keadaanku sangat sulit sekali. Appaku kritis dirumah sakit harus melakukan operasi dan setelah aku pulang aku mendapati kalian sangat mesra. Aku berfikir hadirnya Taemin adalah kesalahanku karna selama ini aku meninggalkan appa sendirian. Padahal impian appa adalah melihatku menikah hiks hikss” ucap Ji Eun teringat saat-saat terakhir bersama appanya
“Mianhae, oppa tidak tahu kalau abonim sakit parah.tapi itu juga masih kesalahmu chagi. Jadi sekarang dimana abonim ? kita akan bawa Taemin juga pasti abonim senang”
“Appa … appa.. hiks hiks”
“Wae chagi-a?”
“Appa sudah pergi jauh oppa hiks hiks”  ucap Ji Eun dengan tangisannya yang langsung dipeluk oleh Chanyeol ikut merasakan sedihnya Ji Eun
“Kenapa kau waktu itu tidak mencariku ? dan kenapa kau tidak jujur saja pada abonim waktu itu ?” Tanya Chanyeol lembut karna takut akan melukai Ji Eun yang sekarang ini sedang sedih
“Oppa kan sudah ku bilang semenjak kejadian itu aku tidak ingin tahu tentang kalian. Aku ingin merawat appa sampai sembuh dan membuatnya bahagia. Aku tidak mau appa sakit lagi karnaku oppa. Mungkin saat aku cerita appa akan membenciku karna membohonginya”
“Tapi bagaimana kau tahu abonim akan membencimu sebelum kau ceritakan chagi ?”
“Sudahlah oppa. Apa oppa juga akan menyalahkanku lagi. Sudah cukup aku merasa bersalah selama ini, bahkan aku tidak meminta maaf kepada appa untuk terakhir kali nya hiks hiks” isak Ji Eun dan Chanyeol hanya bisa memeluk Ji Eun membuat Ji Eun nyaman dan tidak sedih lagi
”Kalau begitu ayo kita jumpa dengan Taemin. Taemin pasti akan sangat senang”
“Tapi oppa..”
“Wae ?”
“Apa Taemin akan membenciku jika tahu aku yang meninggalkannya”
“Ani chagi, asal kau tahu chagi Taemin malah bilang apa salah Taemin sampai kau tidak pernah menemuinya  chagi”
“Mwo ? jinjja oppa”
“Ne,chagi-a”
“Oppa,eottokae ? aku adalah omma yang jahat”
“Maka dari itu kau harus menemui Taemin sekarang dan minta maaf karna tidak ada saat dia membutuhkanmu. Dan kau harus janji akan menjadi omma yang baik,arraseo ?”
“Ne oppa”
.
.
Dirumah keluarga Oh. Sehun dan orang tuanya sedang duduk diruang keluarga. Tak lama kemudian bel pintu pun berbunyi. Ny.Oh membukakan pintu dan terlihat  Ji Eun dan 2 namja yang sedang berdiri di belakangnya .
“Omonim mianhae Ji Eun datang untuk memperkenalkan anak Ji Eun dan Chanyeol kepada abonim dan omonim” ucap Ji Eun
“Tapi Ji Eun,emosi Sehun masih belum stabil sekarang. Tidak bisakah lain waktu saja. Dia masih emosi jika melihatmu Ji Eun-ah” jawab Ny.Oh
“Tapi omonim dia juga harus tahu sekarang, Ji Eun gak mau ada lagi orang yang Ji Eun sayangi membenci Ji Eun. Ji Eun sudah menganggap Sehun oppa adalah oppa Ji Eun sendiri omonim” pinta Ji Eun
“Tapi Ji Eun-ah..”
“Maaf sebelumnya Ny.Oh saya tidak bermaksud lancang. Saya telah menceritakan semuanya kepada orang tua saya. Dan betapa terkejutnya mereka setelah tahu bahwa Ji Eun adalah omma dari anak saya. Karna waktu itu dia pergi makan dengan Sehun dan Sehun bilang akan menikah dengan Ji Eun. Omma tidak akan merestui kami kembali jika masalah dengan Sehun belum selesai” Potong Chanyeol menjelaskan kepada Ny.Oh agar diperbolehkan bertemu Sehun
“Jadi kalian datang supaya kalian bias bersama kembali ? iya Ji Eun-ah ?” bentak Ny.Oh
“Ani,omonim. Bukan begitu,omonim kan tahu kalian adalah keluargaku. Dan Ji Eun datang ingin minta restumu dan memperkenalkan anakku pada omonim. Dan juga menyeselaikan masalah dengan Sehun oppa, aku tidak ingin kita bertengkar dan saling benci” ucap Ji Eun yang menahan air matanya
“Ji Eun-ah kau telah berubah setelah menemukan namja mu. Omonim kecewa” ucap Ny.Oh yang mau menutup pintu tapi gagal karna panggilan dari Ji Eun
“Omma…” panggil Ji Eun
“Omonim pernah bilang kalau Ji Eun jangan menahan kesedihan sendirian. Ada omma disini. Omonim akan jadi omma Ji Eun” ucap Ji Eun sambil mengeluarkan butiran bening miliknya
“Kata-kata itu..”
“Ne,kata-kata omonim saat Ji Eun masih berumur 6 tahun saat itu omma Ji Eun kecelakaan dan nyawanya sudah tidak bisa diselamatkan lagi. Omonim bilang inilah cobaan hidup,semua orang pernah merasakannya. Jadi jangan merasa sedih tanpa omma karna omonim akan siap menjadi omma Ji Eun. Akan selalu mendukung dan mendampingi Ji Eun dan membuat Ji Eun menemukan kebahagiaan Ji Eun, omonim janji. Jadi Ji Eun tidak boleh sedih lagi. Omonim pernah bilang seperti itu. Dan Ji eun sudah menemukan kebahagiaan Ji Eun omonim. Kebahagian Ji Eun adalah bersama omonim,abonim dan Sehun oppa………Juga dengan Taemin dan Chanyeol oppa” ucap Ji Eun dengan lembutnya yang membuat hati Ny.Oh meleleh kembali
“Ji Eun-ah mianhae,jeongmal mianhae. Omonim salah,omonim terbawa emosi sayang. Ji Eun berhak mendapatkan kebahagiaan Ji Eun sendiri sayang” balas Ny.Oh yang langsung memeluk Ji Eun dan Ji Eun pun membalas pelukan Ny.Oh
Akhirnya mereka masuk kedalam. Dan diruang tamu ada Tn.Oh dan Sehun,Sehun yang masih belum stabil lalu melihat Chanyeol dan Taemin datang bersama Ji Eun membuatnya menjadi akan mau meledak.
“Buat apa kalian kesini ? kalian sudah kembali bersama. Oh aku tau mau pamer kebahagiaan ? Hahahaha” Ucap Sehun dengan ketawa palsunya yang sebenarnya ketawa sedih kecewa marah dan cemburu
“Oppa,aku ingin meminta restumu” Jawab Ji Eun dengan lantang
“Restu ? Hahaha “ sahut Sehun dengan tawanya sedangkan Tn.Oh dan y.Oh melihat sedih Sehun mereka semua tahu bukan saatnya untuk becanda atau tertawa disaat seperti ini tapi karna mereka melihat perasaan hancur Sehun mereka hanya bisa memandang sedih Sehun
“Ne, Sehun oppa adalah oppa Ji Eun. Jadi Ji Eun ingin meminta restu juga ingin memperjelas hubungan kita dan mianhae oppa. Ji Eun tidak bisa melihat oppa sebagai namja. Ji Eun tahu kalau oppa sangat mencin..”
“Sangat apa hah ? Sangat mencintaimu Hahaha HEOL” teriak Sehun yang setelah itu beranjak pergi dari ruang tamu ingin menuju kepintu rumah bermaksud keluar tapi gagal karna ucapan Ji Eun yang membuatnya membuka kembali fikirannya
“Oppa, Mianhae. Ji Eun bodoh tidak bisa melihat oppa sebagai namja. Ji Eun sangat menyayangi oppa tapi bukan seperti sayang Ji Eun kepada Chanyeol oppa. Ji Eun sudah menganggap oppa sebagai oppa Ji Eun. Sekarang Ji Eun ingin bahagia oppa. Tidak bisakah oppa membiarkan Ji Eun bahagia. Oppa bilang oppa akan bahagisa jika Ji Eun bahagia. Kenapa Oppa sangat egois sekali sekarang ? apakah sebuah dosa jika Ji Eun bahagia oppa. Jawab Ji Eun oppa” teriak Ji Eun dengan air mata yang bercucuran
“Pergi” jawab Sehun singkat
“Oppa,jebal”
“Pergi ku bilang” teriaknya
“Opp..”
“Pergi, jangan sampai aku berubah fikiran “ teriak Sehun lagi
“Oppa..”
“…”
“Ji Eun-a sebaiknya kalian pergi saja dulu. Sebelum Sehun berubah fikiran. Dia sudah merestui kalian. Jadi biarkan dia sendirian dulu” ucap Ny.Oh
“Ne,omonim” jawab Ji Eun lalu pergi dengan Chanyeol dan Taemin. Taemin yang masih kecil hanya menyaksikan saja sangat penasaran dengan percakapan orang dewasa tapi Chanyeol hanya menyuruhnya untuk tidak banyak bertanya karna setelah dia dewasa dia akan tahu
.
.
3 Tahun kemudian,disebuah pantai.
“Sehun oppa mana omma ?” Tanya Ji Eun kepada Ny.Oh yang sudah memanggilnya dengan sebutan omma
“Sehun bulang pulang dengan istrinya dari bulan madu Ji Eun” jawab ommanya
“Wah,sepertinya sudah buat target oppa ya omma hehehe”
“Hahaha baguslah kalau begitu omma akan punya 2 cucu”  jawab Ny.Oh senang
“Omma, appa mana, kok belum datang ?” Tanya Taemin yang sedang bermain pasir pantai
“Sebentar sayang, appa masih dalam perjalanan menjemput haraboji dan halmoni” jawab Ji Eun
“Ne omma”
“Taemin-ah itu appa” ucap Ny.Oh yang menunjuk kesebuah arah tempat dimana Tn.Park dan Ny.Park serta Chanyeol sedang menuju kearah mereka
“Appa” teriak Taemin manja berlari menuju appanya
“Oh, anak appa sudah menunggu lama ternyata” ucap Chanyeol yang langsung menggendong Taemin
“Oh,appa,haraboji dan halmoni lama sekali” sahutnya merajuk
“Mianhae,tadi macet dijalan sayang” jelas Chanyeol
“Taemin maafkan tapi….. asal mau main istana pasir dengan Taemin” rayunya
“Arraseo sayang appa temani Taemin main”
Akhirnya pun mereka pun menghabiskan waktu liburan mereka dipantai.


Hyaaaaa~ akhirnyaakhirnyaakhirnyaaaa
Udah berapa lama ff ini berlangsung ya ?? Rasanya cepat sekaliiii. Aku benar-benar menikmati nulisnya sampai nggak terasa, akhirnya berakhir juga. Ada yang merasa endingnya nggak sesuai harapan? Haha. Aku memang begitu orangnya *songong*
Terima kasih banyak untuk dukungannya selama ini . Dan makasih udah sempatin baca FF aku ini.
Ohya, aku mau mencoba mulai proyek lagi setelah ini. Tapi gak tahu siapa main Castnya, Tapi CHANYEOL oppa ya selalu donk    *Lagi bingung. Kita lihat besok aja lah ya.
Sampai ketemu di kesempatan berikutnya!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS